Pages

Menteri ESDM Resmikan Fasilitas Produksi Gas Lapangan Jangkrik

Senin, 25 Desember 2017

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Selasa (31/11), meresmikan fasilitas produksi gas lapangan Jangkrik di area Fasilitas Penerimaan Darat (Onshore Receiving Facility/ORF) yang dioperasikan Eni Muara Bakau B.V, di Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 


Lapangan Jangkrik di Wilayah Kerja Muara Bakau telah mulai berproduksi semenjak bulan Mei 2017. Proyek yang berlokasi di Selat Makassar ini menghasilkan produksi gas sebesar 600 MMSCFD dan kondensat sebesar 3.200 BCPD. Gas dari lapangan laut dalam ini disalurkan ke Kilang LNG Badak di Bontang, Kalimantan Timur, dan 50 persen nya akan digunakan untuk memenuhi pasokan dalam negeri.


Usai melakukan penekanan tombol secara simbolis sebagai tanda beroperasinya fasilitas produksi gas lapangan Jangkrik, Menteri Jonan melakukan teleconference dengan pegawai Eni yang berada di Floating Production Unit (FPU) Jangkrik. Menteri ESDM pun menanyakan besaran produksi gas hari ini kepada para pegawai Eni.

"Produksinya hari ini berapa?" tanya Menteri Jonan. Para pegawai menjawab 605 hingga 607 (ribu kaki kubik per hari atau mmscfd).

"Saya atas nama Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih dan mengucapkan selamat bekerja kepada rekan-rekan yang berada di FPU Jangkrik. Saya sudah sekali ke sana, kalau di kasih kesempatan, saya mau ke sana lagi. Sekali lagi selamat. Tetap mengutamakan keselamatan kerja. Itu penting sekali, sehingga kita bisa mencapai zero accident di industri hulu migas," pungkas Menteri Jonan.

0 komentar:

Posting Komentar